Biocide diperlukan untuk mencegah pertumbuhan fungi dan algae (lumut) pada cooling tower dan resevoir
2 Comments Published by PT ZEFA VALINDO JAYA - Chemicals, Coatings, Filters, Equipments and Industrial Maintenance on Kamis, 19 Maret 2009 at 09:44.
Lumut atau fungi dan algae termasuk segala jenis bakteri dan mikroorganisma atau kolonin
ya biasanya disebut sebagai biofouling sering menjadi permasalahan yang sangat serius khususnya bagi berbagai industri. Biofouling sering tumbuh sangat cepat pada tempat-tempat yang basah/tempat penampungan air terutama yang mendapatkan sinar matahari, yaitu misalnya pada bak air (reservoir) dan cooling tower.
Lumut (biofouling) ini bukan saja menyebabkan kotor akan tetapi juga menyebabkan dampak kerusakan pada tempat/material yang ditumbuhinya, misalnya cooling tower akan mudah rusak (collapse). Disamping itu lumut dapat menghambat heat transfer pada heat exchanger, karena lumut akan mengeluarkan slime (selaput lendir) yang daya hambatny
a terhadap heat transfer bahkan bisa 5x lebih buruk dari segala kerak/deposit apapun.
Cara membasmi lumut yang paling efektif ialah dengan menggunakan biocide (biosida). Banyak jenis biocides yang tersedia dipasaran yang masing-masing menawarkan banyak kelebihan, namun bagi setiap pengguna harus memilih yang paling efektif dan sesuai dengan kondisinya dan yang terpenting harus ramah lingkungan. Untuk itulah sebelum menggunakan jenis biocide apapun, sebaiknya anda terlebih dulu mengkonsultasikannya dengan supplier anda. Apabila anda belum menemukan tempat yang tepat untuk berkonsultasi, silahkan hubungi kami, PT ZEFA VALINDO JAYA, Tel: (021) 8873531, 88865553-4, 88977065, 88984410 Fax: (021) 8873532 Email :info@zevanya.com
Lumut (biofouling) ini bukan saja menyebabkan kotor akan tetapi juga menyebabkan dampak kerusakan pada tempat/material yang ditumbuhinya, misalnya cooling tower akan mudah rusak (collapse). Disamping itu lumut dapat menghambat heat transfer pada heat exchanger, karena lumut akan mengeluarkan slime (selaput lendir) yang daya hambatny
a terhadap heat transfer bahkan bisa 5x lebih buruk dari segala kerak/deposit apapun.Cara membasmi lumut yang paling efektif ialah dengan menggunakan biocide (biosida). Banyak jenis biocides yang tersedia dipasaran yang masing-masing menawarkan banyak kelebihan, namun bagi setiap pengguna harus memilih yang paling efektif dan sesuai dengan kondisinya dan yang terpenting harus ramah lingkungan. Untuk itulah sebelum menggunakan jenis biocide apapun, sebaiknya anda terlebih dulu mengkonsultasikannya dengan supplier anda. Apabila anda belum menemukan tempat yang tepat untuk berkonsultasi, silahkan hubungi kami, PT ZEFA VALINDO JAYA, Tel: (021) 8873531, 88865553-4, 88977065, 88984410 Fax: (021) 8873532 Email :info@zevanya.com
Rumah saya menggunakan penampungan air kap. 500 L, dan dalam watu kurang dari 1 bulan pasti cepat lumutan, gimana cara mencegahnya? apakah dengan cara mengecat badan luar penampungan air saya bisa membantu?
Air yang mengucur ke bak mandi atau bagian keran lain sih bening dan tidak berasa, pokoknya bagus lah, tapi kalau saya liat ke penampungan air sudah banyak lumut di dinding dalamnya, dan terkadang kalau sudah lama tidak dikuras, suka ada keluar seperti selembaran daun hijau dari keran. terimakasih.
Mohon maaf kami baru melihat posting pertanyaan anda.
Penyebab tummbuhnya lumut, yaitu:
1. Ada mirkroorganisma/sejenis lumut/biofouling dalam sumber air baku.
2. Tersedianya faktor-faktor tumbuh mikrooorganisma/biofouling seperti air, sinar matahari, dsb.
Untuk mengatasi masalah lumut tersebut anda dapat melakukan 2 (dua) opsi pilihan, yaitu:
1. Mengecat dengan warna yang pekat atau mengisolasi tangki penampungan anda agar tidak tembus cahaya matahari. Atau menempatkan tangki terlindung dari sinar matahari langsung.
2. Menggunakan biocide dengan dosis tertentu ke dalam air masuk ke penampungan untuk membunuh bibit mikroorganisma, sehingga lumut tidak dapat tumbuh. Biocide yang paling murah dan mudah ditemukan adalah chlorine/kaporit.
Demikian semoga ini bermanfaat untuk anda.
Salam-AQUARIGHT